Mengolah Kreativitas Gerak Melalui Properti Kujang dalam Penciptaan Tari Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Identitas Budaya di Sanggar Tari Surya Medal Putri Kencana, Desa Cisaat, Subang Jawa Barat

You are currently viewing Mengolah Kreativitas Gerak Melalui Properti Kujang dalam Penciptaan Tari Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Identitas Budaya di Sanggar Tari Surya Medal Putri Kencana, Desa Cisaat, Subang Jawa Barat

Dalam rangka mewujudkan Visi dan Misi Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta, Program Studi Pendidikan Tari melaksanakan kegiatan Program Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Cisaat, Subang, Jawa Barat yang dibagi menjadi beberapa tim. Desa Cisaat merupakan Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta. Salah satu tim pelaksana program tersebut ialah tim yang diketuai oleh Dosen Program Studi Pendidikan Tari yaitu B. Kristiono Soewardjo, S.E., S.Sn., M.Sn., dan beranggotakan dosen dari Prodi Pendidikan Tari lainnya yaitu dosen Prodi Pendidikan Musik Didin Supriadi, S.Sen., M.Sn. dan dosen Pendidikan Tari Tuteng Suwandi, S.Kar., M.Pd., bersama dua mahasiswa Prodi Pendidikan Tari yaitu Winiar Garnea dan Amelia Febriana.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini berlangsung selama tiga hari, pada tanggal 13-15 Juli 2022 di Sanggar Tari Surya Medal Putri Kencana, Desa Cisaat, Subang, Jawa Barat. Tim pelaksana menggelar sebuah Pelatihan Penciptaan Tari bertajuk “Mengolah Kreativitas Gerak Melalui Properti Kujang dalam Penciptaan Tari Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Identitas Budaya di Sanggar Tari Surya Medal Putri Kencana, Desa Cisaat, Subang Jawa Barat”

Rangkaian pelatihan ini melibatkan peserta didik Sanggar Tari Surya Medal Putri Kencana. Hari pertama dan hari kedua pelatihan berlangsung dengan memberikan gerak yang merupakan hasil eksplorasi tahun 2022 yang dilakukan oleh peserta pelatihan tersebut kemudian dibentuk kami selaku tim pelaksana dengan mempergunakan musik iringan yang yang dibuat dan dipersiapkan untuk diberikan dalam pelatihan di tahap ke-2 pada PKM-WBUF 2023. oleh dalam bereksplorasi menggunakan rangsang audio yang bersumber dari kearifan lokal, dan di hari ketiga peserta pelatihan mempertunjukkan hasil pelatihannya dengan kostum tari berwarna merah dan hitam serta tata rias untuk menunjang pada saat pengambilan gambar dalam bentuk sinematografi (video). Peserta pelatihannya memang hanya mempergunakan 3 orang dari sanggar tari Surya Medal Putri Kencana agar hasil yang dicapai bisa lebih maksimal. Tim pelaksana, para peserta, dan pemilik sanggarpun terlihat begitu antusias selama pelatihan berlangsung. Melalui program ini diharapkan Sanggar Tari Surya Medal Putri Kencana dapat terus mengolah kreativitasnya khususnya melalui penciptaan tari berbasis kearifan lokal sebagai identitas budaya di Desa Cisaat, Subang, Jawa Barat dan dapat mendukung ketercapaian Visi, Misi dan Tujuan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta. (BKS-WG)

Dokumentasi Kegiatan




[wp_objects_pdf]

Klik Button diatas untuk mengunduh versi PDF

Bagikan Artikel Ini!

Kristiono Soewardjo

Dosen Pendidikan Tari UNJ

Leave a Reply